Wednesday, May 4, 2016

Psikoterapi - Definisi dan Jenisnya

Posted by irna at 8:47 AM 0 comments

Definisi Psikoterapi


Secara bahasa, psikoterapi terdiri dari kata psyche yang berarti jiwa dan therapy yang berarti merawat atau mengasuh. Jadi, secara bahasa psikoterapi dapat diartikan sebagai perawatan terhadap aspek kejiwaan seseorang (Singgih dalam Aryanto, 2006).

Psikoterapi adalah perawatan dan penyembuhan terhadap gangguan dan penyakit jiwa dengan cara yang psikologis, bukan dengan cara fisiologis maupun biologis (Riyanti & Prabowo, 1998). Menurut Watson dan Morse (dalam Aryanto, 2006), psikoterapi merupakan bentuk khusus dari interaksi antar dua orang, yaitu pasien dan terapis, dimana pasien memulai interaksi karena ia mencari bantuan psikologis dan terapis menyusun interaksi dengan mempergunakan dasar psikologis untuk membantu pasien meningkatkan kemampuan mengendalikan diri dalam kehidupannya dengan mengubah pikiran, perasaan, dan tindakannya.

Psikoterapi dapat diartikan pula sebagai suatu perawatan dengan menggunakan alat alat psikologis terhadap permasalahan yang berasal dari kehidupan emosional dimana seorang ahli secara sengaja menciptakan hubungan profesional dengan pasien, yang bertujuan:
1. Menghilangkan, mengubah, atau menurunkan gejala gejala yang ada
2. Memperbaiki tingkah laku yang rusak, serta meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan kepribadian yang positif (Chaplin, 1993).

Corsini merumuskan psikoterapi sebagai  berikut: Psikoterapi merupakan proses formal dari interaksi antara dua pihak, dimana setiap pihak terdiri dari satu orang, tetapi ada kemungkinan terdiri dari dua orang atau lebih pada setiap pihak, dengan tujuan memperbaiki keadaan yang tidak menyenangkan (distress) pada salah satu dari kedua pihak karena ketidakmampuan atau malafungsi pada salah satu dari bidang-bidang berikut: fungsi kognitif (kelainan pada fungsi berpikir), fungsi afektif (penderitaan atau kehidupan emosi yang tidak menyenangkan) atau fungsi perilaku (ketidaktepatan perilaku). Dengan terapis yang memiliki teori tentang asal usul kepribadian, perkembangan, mempertahankan, dan mengubah bersama-sama dengan beberapa metode perawatan yang mempunyai dasar teori dan profesinya diakui secara resmi untuk bertindak sebagai terapis (Singgih dalam Aryanto, 2006).


Berdasarkan penjabaran dari tokoh tokoh di atas, maka dapat disimpulkan bahwa psikoterapi adalah suatu bentuk interaksi antara dua orang, yaitu pasien dan terapis yang membina suatu hubungan profesional, dimana pasien membutuhkan pertolongan psikologis dan terapis berperan dalam memberikan perawatan secara psikologi terhadap pasien, guna untuk memperbaiki tingkah laku, perasaan dan pikiran yang malafungsi serta mengubah gejala-gejala psikologis yang ada. terapis bertindak sebagai seorang profesional yang memiliki dasar dasar teori psikologis, dalam rangka memenuhi tujuan dari psikoterapi tersebut.

Jenis-jenis Psikoterapi


Menurut konsep teoritis tentang motivasi dan perilaku, psikoterapi dapat dibedakan menjadi: psikoterapi perilaku atau behavioral, psikoterapi kognitif, psikoterapi analitik, dinamik, interpersonal, dan humanistik. Psikoterapi kognitif dan perilaku banyak bersandar pada teori belajar, sedangkan psikoterapi dinamik bersandar pada konsep-konsep psikoanalitik Freud dan pasca-Freud (Iriyanti, 2011).

1. Psikodinamik (psikoanalitik) psikoterapi adalah dimana seorang terapis psikoanalisis akan mendorong klien untuk mengatakan apa pun yang terjadi melalui pikirannya. Hal ini akan membantu klien untuk menyadari makna tersembunyi atau pola dalam apa yang klien lakukan atau katakan yang mungkin berkontribusi terhadap masalahnya. Klien akan diberikan waktu untuk berpikir dan berbicara tentang perasaannya sendiri dan orang lain (terutama keluarga dan orang-orang terdekat). Biasanya klien akan membahas apa yang terjadi dalam hidup klien saat ini, apa yang telah terjadi di masa lalu dan bagaimana masa lalu tersebut dapat mempengaruhi cara klien merasakan, berpikir dan berperilaku saat ini.


2. Terapi perilaku kognitif adalah suatu bentuk psikoterapi dengan cara membantu klien dalam mengatasi masalah yaitu dengan mengubah cara klien berperilaku. Sebagai contoh, klien mungkin perlu untuk mengatasi rasa takut, atau fobia. Terapis akan membantu klien secara bertahap dan perlahan, dengan menggunakan lebih banyak waktu untuk yang sedang klien rasakan, seperti rasa takut, penggunaan waktu yang lebih lama akan membantu klien merasa lebih nyaman dan santai dalam terapi ini.

3. Terapi kognitif analitis adalah suatu bentuk pengobatan dimana terapis membantu pasien untuk memahami hal-hal yang tidak beres di masa lalunya dan mengeksplorasi dalam rangka memastikan bahwa klien di masa yang akan datang tidak merasa bersalah akan masa lalunya tersebut.

4. Terapi interpersonal adalah suatu bentuk psikoterapi dalam mengobati depresi. Bertujuan untuk membantu klien dalam memahami bagaimana masalah yang dihadapinya, dan membantu klien untuk mengetahui bagaimana memperkuat hubungan antar sesama serta menemukan cara yang lebih baik untuk mengatasi masalah.

5. Terapi humanistik adalah suatu bentuk psikoterapi yang berfokus untuk mengenali kemampuan manusia dalam bidang-bidang seperti kreativitas, pertumbuhan pribadi, dan pilihan. Tujuan utamanya adalah untuk mencari tahu bagaimana individu memandang diri mereka sendiri dan untuk mengenali pertumbuhan, pengarahan diri sendiri, dan tanggung jawab. Metode ini membantu klien dalam upaya untuk mengenali kekuatan mereka dengan pengalaman dan pemahaman yang dimilikinya.

Berdasarkan tujuan yang ingin dicapai, psikoterapi terbagi atas:

1. Psikoterapi Suportif: berfokus pada penggunaan langkah-langkah langsung untuk memperbaiki gejala, mengembangkan serta meningkatkan harga diri, dukungan fungsi ego dan mekanisme pertahanan adaptif. Bentuk terapi ini bertujuan untuk membantu klien agar lebih baik dalam mengatasi gejala dan memecahkan masalah, bukan untuk mencapai perubahan perilaku yang mendasar.
2. Psikoterapi Reedukatif: bertujuan untuk mengubah pola perilaku dengan meniadakan kebiasaan tertentu dan membentuk kebiasaan yang lebih menguntungkan. Prinsipnya adalah dengan belajar. Klien yang diterapi dengan cara ini memiliki gangguan psikologis yang dianggap berasal dari pengalaman belajar yang salah (contoh: tempat tinggi menakutkan, kucing berbahaya, dll), sehingga perlu diajarkan kembali bahwa semua itu tidak berbahaya. 
3. Psikoterapi Rekonstruktif: bertujuan untuk tercapainya insight akan konflik-konflik nirsadar, dengan usaha mencapai perubahan luas struktur kepribadian seseorang. Terapis menggunakan pendekatan psikoanalitik sehingga memerlukan waktu yang panjang. Terapis akan membantu pasien untuk mengenal proses nirsadar yang mendasari gejalanya, melalui analisis yang sistematik terhadap kata-kata pasien, mekanisme defensifnya, analisis mimpi, serta simbolisasi dari suatu hal yang buruk di masa lalu. Contoh: pada klien dengan gejala takut gelap, terapis membantu pasien untuk berpikir, merenung dan menggali apa sebenarnya yang ia takutkan (bisa jadi gelap tersebut adalah simbolisasi dari suatu hal buruk di masa lalu).
 
Berdasarkan dalamnya, psikoterapi terbagi atas:

1. Superficial, yaitu yang hanya menyentuh kondisi atau proses pada permukaan, dan tidak menyentuh hal-hal yang nirsadar atau materi yang direpresi.


2. Mendalam (deep), yaitu menangani hal atau proses yang tersimpan dalam alam nirsadar atau materi yang direpresi

Berdasarkan teknik yang digunakan, psikoterapi terbagi atas:

1. Ventilasi
Psikoterapi ini memberikan kebebasan kepada klien untuk mengemukakan isi hatinya. Dengan demikian pasien merasa lega dan keluhannya berkurang. Sikap terapis yaitu menjadi pendengar yang baik dan penuh perhatian.
2. Persuasi
Dilakukan dengan cara menerangkan secara masuk akal tentang gejala-gejala penyakit klien yang timbul akibat cara berpikir, perasaan, dan sikapnya terhadap masalah yang dihadapinya. Terapis berusaha membangun, mengubah, dan menguatkan impuls tertentu serta membebaskannya dari impuls yang menggangu secara masuk akal dan sesuai isi nurani, serta berusaha meyakinkan pasien dengan alasan yang masuk akal bahwa gejalanya akan hilang


3.  Psikoterapi reassurance
Psikoterapi jenis ini berusaha meyakinkan kembali kemampuan pasien untuk menghadapi masalahnya. Sikap terapis ialah meyakinkan secara tegas dengan menunjukan hasil-hasil yang telah dicapai oleh pasien. Topik pembicaraan ialah pengalaman pasien yang telah berhasil dicapainya.
4. Psikoterapi sugestif
Psikoterapi ini menanamkan kepercayaan pada klien bahwa gangguannya akan hilang. Sikap terapis adalah meyakinkan dengan tegas bahwa gejala pasien akan hilang. Topik pembicaraan, gejala gejala bukan karena kerusakan organik/fisik dan timbulnya gejala gejala tersebut tidak logis. 


5. Bimbingan
Psikoterapi ini diberikan dengan penuh wibawa dan pengertian. Caranya dengan memberikan nasehat kepada klien.
6. Penyuluhan
Penyuluhan akan membantu pasien untuk memahami dirinya secara lebih baik. Sikap terapis menyampaikan secara halus dan penuh kearifan.
7. Penerapan
Psikoterapi dapat diterapkan pada gangguan psikotik, gangguan somatis, dan gangguan penyesuaian.

Berdasarkan setting-nya, psikoterapi terdiri atas:

1. Terapi Individual
2. Terapi Marital atau pasangan, diindikasikan bila ada permasalah di antara pasangan, misalnya problem komunikasi dan persepsi.
3. Terapi Keluarga, dilakukan bila struktur dan fungsi dalam suatu kelaurga tidak berjalan sebagaimana mestinya. Bila salah satu anggota keluarga mengalami gangguan psikologis, akan mempengaruhi keadaan dan interaksi dalam keluarga dan sebaliknya, keadaan keluarga akan mempengaruhi ganguan serta prognosis.

Sumber:
Ariyanto, Darojat. (2006). "Psikoterapi dengan Doa". SUHUF, Vol. 18 No. 1, 3-26
Chaplin. (1993). Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada
Iriyanti, Indah Triayu. (2011). Psikoterapi. Tugas Kepaniteraan Klinik pada Bagian Ilmu Kedokteran Jiwa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makasar: tidak diterbitkan
Riyanti Dwi, dan Prabowo Hendro. (1998). Psikologi Umum 2. Depok: Universitas Gunadarma

Friday, January 15, 2016

Psikologi Manajemen: Amazon.com

Posted by irna at 5:05 AM 0 comments

AMAZON.COM, INC.
Amazon.com, Inc. merupakan toko online terbesar di dunia yang terbentuk tahun 1994 dan sudah berhasil menguasai pasar online di dunia. Jaringannya sudah tersebar sangat luas di berbagai negera hingga ke seluruh dunia.

Sejarah
Perusahaan ini didirikan pada tahun 1994 oleh Jeff Bozes dan mulai dipublikasikan untuk khalayak umum satu tahun kemudian yaitu tahun 1995. Bozes pada mulanya bekerja di De Shaw&CO memutuskan untuk membuat perusahaannya sendiri. Untuk perencanaan bisnis impian ini, Jeff Bezos menuliskan idenya sendiri . Seattle dipilih Jeff Bezos sebagai tempat usahanya. Hal ini dikarenakan, dengan membuka usaha di Seattle, mempermudah Jeff Bezos dalam mencari staff pada masa itu. Perusahaan Amazon pada awalnya diberi nama Cadabra, Inc. Akan tetapi, kebanyakan orang sering salah mendengarnya sebagai "Cadaver". Padahal "Cadaver" mempunyai arti negatif, yaitu mayat atau bangkai. Untuk itulah, Jeff Bezos menggantinya dengan nama Amazon. Pemilihan nama Amazon terinspirasi dari Sungai Amazon. Seperti yang diketahui, Sungai Amazon merupakan sungai terbesar di dunia. Jeff Bezos menginginkan dengan nama Amazon berharap usahanya akan mudah berkembang menjadi semakin besar, layaknya Sungai Amazon. Alasan lain Jeff Bezos memilih nama Amazon adalah karena nama "Amazon" diawali huruf "A". Huruf "A" pastinya selalu muncul di awal urutan alphabet. Jeff Bezon berharap usahanya yang dia jalankan sama seperti huruf “A”, selalu terdepan. Awal Amazon.com berdiri, perusahaan ini dikerjakan dari garasi rumah Jeff Bezos di Seattle. Jeff Bezos membuat meja sendiri dari pintu rumah bekas. Saat itu, Amazon tidak menyetok buku, namun mereka bekerja sama dengan penerbit yang akan mengirimkan buku ketika ada permintaan ke Amazon. Kemudian, Amazon akan mengirimkan kembali buku tersebut ke pemesan. Ketika Amazon pertama kali online, tampilan situs ini belum semenarik saat ini. Situsnya terlihat sangat polos, sehingga tidak menarik perhatian orang banyak. Kemudian, ketika Amazon.com mempunyai rencana untuk menciptakan situs yang lebih menarik dan kemampuan hosting lebih baik, ada bantuan datang. Bantuan tersebut datang dari Tom Alburg yang menginvestasikan uangnya sebesar $100.000. Pada 1997, Amazon menjadi perusahaan publik yang pertama kali dibuka. Dengan harga saham $18, dalam sehari bisa melonjak sampai $24. Kindle merupakan salah satu inovasi dari Amazon. Kidle adalah alat pembaca ebook yang memudahkan para pengguna untuk membaca ebook. Selain itu, sepanjang perjalanan bisnisnya, Amazon telah mengakuisisi berbagai perusahaan, termasuk Alexa. Alexa adalah perusahaan pengumpul data di internet yang sistem ratingnya menjadi acuan para web master di seluruh dunia.

Kiat-kiat Sukses Amazon dalam Menarik Pelanggan Baru dan Mempertahankan Pelanggan Lama.
Pada mulanya, Amazon.com adalah penyedia layanan toko buku online dimana pelanggannya saat itu hanya terbatas pada orang-orang yang suka membaca buku. Seiring dengan perkembangan zaman dan permintaan pelanggan, Amazon.com saat ini menyediakan berbagai produk seperti barang-barang elektronik, pakaian, perhiasan, peralatan rumah tangga, aplikasi Android, DVD, download musik, peralatan olahraga, dan banyak lainnya. Hal ini menjadikan Amazon.com memperluas peluang pasar dari pembaca buku menjadi seluruh pengguna internet yang memerlukan produk yang disediakan oleh Amazon.com.
Amazon.com saat ini juga mengembangkan aplikasi mobile mengingat jumlah pengguna layanan smartphone baik iPhone maupun Android bertambah sehingga hal ini merupakan peluang besar bagi Amazon.com untuk memperluas pasar pelanggannya ke para pelaku belanja online yang menggunakan smartphone. Bagi pelanggan tentu saja hal ini merupakan kemudahan layanan yang ditawarkan oleh Amazon.com dimana pelanggan dapat mencari produk, membeli produk, dan melakukan transaksi dimanapun dan kapanpun menggunakan smartphone.
Satu hal lagi yang dikembangkan oleh Amazon.com adalah kemudahan dalam transaksi pembayaran mengingat banyaknya pelanggan yang tidak mempunyai credit card. Data mengenai hal ini tentu saja didapatkan dari hasil penelitian tim Amazon.com dimana kemudahan pembayaran juga mempengaruhi keputusan pelanggan untuk membeli produk melalui Amazon.com. Saat ini pelanggan dapat lebih mudah melakukan pembayaran menggunakan Gift Cards, Coins, dan Coupon (detail dapat dilihat di website Amazon.com).
Amazon.com memanfaatkan teknologi business intelligence dalam usaha untuk mempertahankan pelanggan lama. Konsep inti dari business intelligence secara teori adalah mengumpulkan sejumlah besar data, menyimpan data, menganalisis data, kemudian menghasilkan sebuah informasi penting yang dapat digunakan sebagai sebuah pengetahuan. Hal yang membuat Amazon.com mampu mempertahankan pelanggan lamanya adalah Amazon.com sangat memperhatikan detail. Teknologi business intelligence digunakan oleh Amazon.com untuk mengumpulkan data pelanggan seperti data pencarian (customer browsing history) dan pembelian terakhir pelanggan (customer last purchasing). Data pencarian pelanggan dan pembelian pelanggan selanjutnya diolah untuk menghasilkan sebuah pengetahuan baru mengenai pelanggan tersebut. Hasil yang didapatkan adalah Amazon.com akan merekomendasikan barang-barang yang mungkin akan dibeli oleh pelanggan berdasarkan sejarah pencarian dan pembelian pelanggan.
Manfaat yang didapat dari sudut pandang pelanggan adalah pelanggan akan merasakan sensasi berbelanja online yang lebih personal karena memahami apa yang disukai dan dibutuhkan oleh pelanggan tersebut. Tidak hanya memberikan rekomendasi, bahkan teknologi yang digunakan Amazon.com juga memungkinkan untuk memberikan rekomendasi barang kesukaan pelanggan yang sedang didiskon. Hal ini tentu saja membuka peluang lebih besar bagi pelanggan untuk membeli produk yang direkomendasikan oleh Amazon.com. Alhasil, Amazon.com sebagai penyedia layanan berbelanja online dan pelanggan sama-sama mendapatkan manfaat dari teknologi business intelligence.

Tantangan bagi Amazon untuk Beberapa Tahun ke Depan
Amazon.com dapat dikatakan sebagai salah satu toko online terbesar di dunia. Dengan cara-cara yang digunakan amazon dalam menarik pelanggan baru dan mempertahankan pelanggan lama memberikan kemudahan dan kepuasan bagi mereka ketika berbelanja di situs tersebut. Jika amazon tetap mempertahankan cara-caranya tersebut dan lebih meningkatkan lagi kualitas strategi yang disesuaikan dengan perkembangan jaman dalam mempromosikan tokonya maka amazon dapat bertahan hingga beberapa tahun ke depan.
Maraknya toko online yang tersebar saat ini akibat perkembangan teknologi internet yang semakin maju, maka hal tersebut dapat menjadi tantangan tersendiri bagi amazon dalam menghadapi persaingan antar toko online yang lain. Adanya persaingan membuat amazon melakukan berbagai cara untuk menarik pelanggan dengan memberikan kemudahan bebelanja bagi mereka. Salah satunya adalah dengan membuat sistem pengiriman barang dengan desain yang aman dan cepat, yaitu Amazon Prime Air, sebuah drone (pesawat tanpa awak) yang didesain sedemikian rupa agar bisa mengangkut barang pesanan agar sampai tujuan dengan lebih cepat yaitu kurang dari 30 menit.
Drone Prime Air ini dilengkapi dengan teknologi Sense and Avoid untuk lebih pintar dalam menghindari rintangan yang ada di depan drone ini. Tidak hanya itu, drone ini mampu terbang hingga ketinggian 400 kaki atau sekitar 120 meter, dan melesat hingga sejauh 24 kilometer. Selain itu, drone ini juga lebih pintar dalam mencari lokasi yang cukup luas yang berada di sektiar rumah pembeli, sehingga drone ini mampu mendarat dengan aman. Drone Prime Air ini dikatakan juga dapat mengantarkan pesanan pembelinya dengan waktu kurang dari 30 menit. Saat ini sistem tersebut sedang digarap dan belum sepenuhnya beroperasi. Diharapkan dengan adanya inovasi dari amazon ini dapat mempertahankan perusahaan yang sudah berdiri selama kurang lebih 20 tahun tersebut.

Sumber:
http://sumber-informasi.com/sejarah-berdirinya-perusahaan-amazon-com.xhtml
https://www.orakarik.com/2015/12/pesan-barang-di-amazon-kirim-dengan-drone-prime-air/2/
 

me and ordinary things Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos